Make your own free website on Tripod.com

LEPIDOPTERA SEBAGAI HAMA PASCAPANEN

 

Kurang lebih 70 spesies mikrolepidoptera, umumnya famili pyralidae, gelechiidae, tineidae dan oecophoridae, berasosiasi dengan bahan simpan, namun hanya beberapa spesies saja yang dianggap sebagai hama penting dan tersebar luas.  Tidak seperti coleoptera, hanya stadium larva lepidoptera yang mampu menembus bahan simpan sampai jauh ke dalam.  Pada penyimpanan dengan sistem curah, kerusakan hanya terbatas pada area permukaan saja, tapi pada gudang dengan sistem tumpuk, serangan bisa terjadi di mana saja.  Kerusakan yang ditimbulkan umumnya tidak hanya susut jumlah, secara kualitatif pun terjadi kerusakan karena kontaminasi gumpalan yang berasal dari biji yang rusak, kotoran serangga dan benang sutra.  Satu spesies (Sitotroga ceralella) adalah infestor internal/hama primer sedang yang lainnya adalah infestor eksternal/hama sekunder.

GELECHIIDAE

 

 

 

Sitotroga cerealella

Nama umum : Angoumois grain moth

 

Dalam keadaan segar sayap berwarna coklat abu-abu pucat dengan bintik hitam pada ujungnya. Lebih kecil dari ngengat hama gudang lainnya. Hama pada sereal yang belum diolah, menyerang biji-bijian terutama jagung sebelum panen.  Menyerang lapisan permukaan tumpukan biji-bijian, serangga dewasa tidak dapat melakukan penetrasi yang dalam. Tidak menghasilkan benang sutera. Siklus hidup. Optimum: 30 hari pada 30 0C, 75% RH. Kisaran: 16-35 0C. Maksimum pertumbuhan populasi per bulan: 50 kali. Biologi. Telur: Diletakkan pada permukaan biji-bijian. Larva: tidak berpindah, berkembang di dalam butiran biji-bijian. Dewasa: pada waktu dewasa tumbuh kepompong ditinggalkan keluar dari biji-bijian. Ngengat dewasa berumur pendek, aktif terbang tetapi tidak makan.

PYRALIDAE

 

 

 

 

 

 

 

Corcyra cephalonica (Stainton)

Nama umum: Rice moth

 

Merupakan salah satu hama penting pada penggilingan beras dan tepung. Toleran pada kelembaban tinggi.  Ditemukan di seluruh dunia, terutama di daerah tropis  Walaupun mampu makan biji utuh, lebih sering ditemukan cepat berbiak sebagai hama sekunder. Siklus hidup. Optimum:  26-27 hari pada 30-32.5 0C 70% RH. Maksimum laju pertambahan 10 ekor/induk. Biologi. Telur: oval, ukuran 0.5 x 0.3 mm, menempel pada bahan pangan atau serat karung. Larva: berwarna krem-putih kecuali bagian kapsul kepala dan protoraks berwarna coklat. Memproduksi benang sutera untuk berpupa. Dewasa:  nocturnal, bukan penerbang yang baik. Praoviposisi 2 hari, meletakkan telur pada malam hari.  Bisa ditemukan pada bagian yang gelap.

 

 

 

 

 

 

Plodia interpunctella

Nama umum : Indian meal moth (dried fruit moth)

 

Dalam keadaan segar, sayap mempunyai dua warna, krem dan coklat. Larva berwarna krem putih, tanpa adanya bintik hitam pada bagian dasar pada bagian dasar rambut. Hama utama pada penggilingan tepung, pabrik pengolahan makanan dan pada buah-buahan kering. Pintalan seperti sutra (webbing) dapat menyumbat dan merusakkan mesin-mesin. Siklus hidup. Optimum: 30 hari pada 30 0C, 75% RH. Kisaran: 18-35 0C. Maksimum pertumbuhan populasi perbulan: 60 kali. Biologi. Telur: diletakkan secara acak. Larva: bergerak aktif, menghasilkan material seperti sutera dalam jumlah besar. Dewasa: Berumur pendek, tidak aktif makan, terbang aktif terutama pada waktu fajar dan senja.

Ephestia spp

 

 

 

 

 

 

Nama umum : Warehouse moths (ngengat gudang)

 

Dalam keadaan segar sayap berwarna abu-abu dengan bercak hitam. Larva berwarna merah muda pucat pucat dengan bintik hitam pada bagian dasar rambut. Merupakan hama utama pada penggilingan tepung, pengolahan makanan dan pada buah-buahan kering. Pintalan seperti sutra yang dihasilkan oleh larva dapat menyumbat dan merusakan mesin-mesin. Siklus hidup (E. cautella). Optimum: 28 hari pada 30 0C, 75% RH. Kisaran: 17-37 0C. Maksimum pertumbuhan populasi perbulan: 60 kali. Biologi. Telur: diletakkan secara acak. Larva: bergerak bebas dan menghasilkan bahan seperti sutra. Dewasa: berumur pendek, terbang aktif terutama pada waktu fajar dan senja.